Mulailah dari Diri Sendiri

be your self

Mulailah dari diri sendiri. Ungkapan ini mengandung pesan bahwa perubahan itu di awali dari diri sendiri. Pesan pendek namun memiliki bobot yang mendalam. Setiap cita-cita, profesi yang diingini, mimpi yang diharapkan, semua itu dapat terwujud dengan kemauan dalam diri sendiri yang kemudian terpancar melalui semangat dan komitmen mewujudkan mimpi itu. Diri sendiri yang paling tahu potensi diri untuk berkembang pada bidang yang kita diminati. Pada akhirnya, diri sendiri yang akan melangkah, bereaksi, dan berproses melalui jalan panjang dengan segenap konsekuensi yang ada di dalamnya. Orang lain hanya bisa melihat, mendukung, menasihati, memfasilitasi, namun semua itu kembali kepada seberapa besar langkah nyata kita untuk terus bergerak, untuk terus berdiri kokoh menghadapi proses nan terjal lagi panjang dengan resiko yang beragam.

Dalam realita kita hidup bermasyarakat yang tidak lepas dari pandangan dan opini orang lain yang menilai tindakan yang kita lakukan. Ada yang mendukung dan ada juga yang meremehkan. Ada yang acuh tak acuh dan ada yang peduli. Begitu rotasi kehidupan. Setiap orang punya hak untuk menyampaikan pendapat. Kita cukup menjadi diri kita sendiri. Kita cukup mengenali potensi yang ada dalam diri sendiri kemudian kita terus asah melalui latihan-latihan. Kita cukup mengikuti apa yang menurut hati kita baik. Kita cukup mendengar nasehat orang-orang yang peduli dan sayang pada diri kita yang selalu memberi hikmah melalui lisan dan perilakunya. Selebihnya lupakan dan tidak perlu di pedulikan ucapan yang bermuatan negatif. Dengarkan nasehat yang membuat kita terdorong untuk berkembang. Biasanya nasehat itu bersumber dari orang-orang yang dekat dengan kita seperti, orang tua,  guru, kakak, adik, teman sebaya, teman akrab, dan kerabat dekat.

Orang-orang yang terdekat dengan kita lebih mengenal kepribadian kita. mereka tahu etika menyampaikan teguran bila ada perilaku kita yang mengarah pada hal-hal yang buruk dengan bahasa yang lembut dan menghindari kata-kata yang kasar. Jadikan teguran itu sebagai sarana muhasabah (introspeksi) diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Muhasabah diri itu sangat penting. Karena dengan itu kita melihat lebih jernih hati dan perilaku kita secara menyeluruh. Kita bisa menimbang apa yang harus ditingkatkan dan apa yang harus diperbaiki dengan perilaku dan tutur kata kita.  Dengan begit itu rasa ego dalam diri akan terkikis secara perlahan.

Tunjukkan bahwa kita punya prinsip yang kuat. Dari prinsip kita, orang lain yang ingin mengenal dan berteman dengan kita  akan berusaha memahami dan menghormati prinsip yang kita pegang. Diri kita menjadi warna yang khas di tengah keberagaman. Dengan begitu kita dapat menghargai perbedaan karakter orang-orang yang ada di sekeliling kita.

Waktu itu terus bergerak dan akan tetap terus berjalan. Diri kita sendiri yang akan merasakan hasil apa yang kita tanam selama ini. Bila kita memanfaatkan waktu dengan menggeluti passion di bidang yang kita sukai, yakinlah semua pasti ada hasilnya. Tidak ada yang sia-sia dari setiap jerih payah yang kita usahakan. Kenali potensi dalam diri kita. Kalau kita suka menulis, tekuni menulis itu. kalau kita suka bermain musik, giatkan latihan itu. Kalau kita suka memasak, jalani itu dengan penuh rasa ingin tahu dan mau mencoba. Potensi itu semakin dilatih akan semakin terasah.

Bila ada orang yang mencela hobi kita bahkan meremehkan hobi yang kita senangi, teruslah melakukan hobi yang di sukai, teruslah berlatih dan teruslah belajar. Jangan terpengaruh dengan hal negatif yang dapat merusak konsentrasi kita dan menghanguskan semangat dalam diri kita. Orang yang mencela hobi  kita adalah orang yang mencoba menghambat keberhasilan kita. Kalau kita patah semangat dari penilaian negatif orang lain berarti kita tidak sungguh-sungguh mewujudkan impian kita. Maka segera temukan motivasi terbaik mengapa kita terus mengembangkan passion kita.

 

 

Jakarta, 13 Agustus 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: