Satu Hari di Villa Lembang

Lembang, Bandung Juni 2009

Siang ini kami tiba di villa Lembang milik  Bapak Kamaludin. Beliau mengundang segenap pengurus dan santri Yayasan Marhamah Robbani untuk berlibur ke villa ini. ini kali kedua kami di undang datang ke villa milik beliau. Desauan angin menyambut kedatangan kami. Di langit matahari memancarkan teriknya membawa suasana cerah yang menghangatkan. Pohon-pohon yang rimbun membuat mata sulit untuk terpejam. Memandang hamparan hijaunya alam dari dataran tinggi ini membuat kami lupa akan rasa lelah setelah melewati perjalanan kurang lebih empat jam dari Bekasi dengan menaiki Bus pariwisata.

Rumah dua lantai ini adalah rumah yang luas. Di lantai dasar ada ruang tengah yang luas menghubungkan pintu utama. Di lantai dua selain terdiri dari tiga ruang kamar, di bagian tengahnya terdapat meja billiar. Yang menarik adalah halaman rumah ini yang luas. Bentuknya menyerupai persegi panjang membuat halaman ini lebih pantas disebut lapangan dibanding sekedar halaman. Halaman ini dipenuhi rumput-rumput yang terawat rapi. Di sebelahya terdapat taman kecil yang sudah ditumbuhi beragam bunga yang sudah bermekaran. Dari informasi Bapak Kamaludin, “jendela rumah ini sangat jarang dibersihkan. Dalam satu tahun bisa dihitung berapa kali jendela rumah ini dibersihkan. Udara di sekitar sini masih begitu alami dan bersih dari debu dan polusi kendaraan.” Rumah yang bersih nan asri ini cermin dari pemilik rumah ini yang sangat cinta kebersihan dan cinta pada penghijauan.

Acara di mulai sore hari yang di awali dengan sambutan dari Bapak Kamaludin. Acaranya diadakan di halaman. Kami mendengarkan sambutan beliau dengan duduk membentuk lingkaran beralaskan rerumputan. Selanjutnya acara games. Diantaranya, lomba memecahkan balon di kaki dimana setiap orang diberikan satu balon yang diikatkan di kaki. Satu dengan yang lainnya berupaya saling memecahkan balon lawan. Dua orang yang bertahan dengan balon masih utuh ditetapkan sebagai pemenang dan mendapatkan hadiah. Lomba kali ini begitu ramai dan mengundang keceriaan di wajah kami. Semua bergerak mengikuti irama lomba. Semua larut dalam kebahagian akan kebersamaan sore ini.

Keseruan dan keceriaan sore hari di halaman Villa dibalut Udara yang sejuk

Keseruan dan keceriaan sore hari di halaman Villa dibalut Udara yang sejuk

Games ini ditutup oleh pertandingan bola. Ini pertandingan yang paling seru buat santri laki-laki.  Kami membuat gawang dengan batu berukuran segi empat. Bola yang kami gunakan bola plastik. Pertandingan ini terbagi empat tim. Tim yang menang melawan tim yang menang dan tim yang kalah melawan yang kalah. Sore ini terik matahari sudah berkurang. Di temani semilir angin, pertandingan ini menguras tenaga membuat keringat kami mengalir deras. Teriakan para supporter masing-masing tim ikut menambah menyemangati kami meraih gol sebanyak-banyaknya. Matahari kian menepi menuju peraduan mengisyaratkan pertandingan ini berakhir. Lampu-lampu rumah penduduk sudah mulai menyala.

Foto bersama keluarga besar Marhamah Robbani sebelum kembali pulang ke Bekasi

Foto bersama keluarga besar Marhamah Robbani sebelum kembali pulang ke Bekasi

Menjelang adzan maghrib tiba, kabut menjalar memenuhi lingkungan sekitar villa membawa hawa dingin yang menyebar seisi rumah. Kabar baiknya rumah ini dilengkapi kran air dengan suhu panas  dan dingin otomatis. Sehingga tidak perlu menunggu lama, air hangat sudah bisa kami digunakan untuk berwudhu. Kami shalat maghrib berjama’ah di ruang tengah lantai dasar. Dilanjutkan berdoa bersama untuk Bapak Kamaludin dan keluarga yang sudah memfasilitasi liburan kami di villa ini.

Agenda selanjutnya makan malam. Beragam menu sudah tersedia diatas meja prasmanan yang berada di depan teras rumah. Saat kami keluar menuju teras, kabut sudah menyelimuti villa. Kabutnya tidak terlalu tebal, tetapi begitu nampak terlihat oleh mata. Bentuknya berupa gumpalan-gumpalan uap. Dia berhembus dan merayap mengikuti alur angin membawanya. Padahal saat ini masih pukul setengah tujuh, namun malam ini sudah gelap dan pekat. Terlihat malam ini langit sedikit mendung. Dingin semakin menusuk kulit kami. Pakaian yang kami kenakan malam ini hampir sama yaitu  ada yang mengenakan sweeter, jaket, dan pakaian lengan panjang.  Menu malam ini sate ayam, ayam goreng, rawon kambing dan sayur sop. Kami duduk menikmati sajian lezat di pelataran teras ini. Makan malam ini menghangati tubuh kami dari suhu udara yang semakin dingin.

Malam harinya acara bebas. Di luar sana malam terlihat cerah. Cahaya bulan menerangi gelapnya malam. Taburan bintang yang berkelip-kelip menampilkan keindahan alam dengan segala pesona yang dimilikinya. Semua memanfaatkan suasana ini dengan quality time bersama. Ada yang memilih main billiar di lantai dua. Ada yang ber-karaoke di ruang tengah lantai dasar. Ada yang bermain gitar sambil menyenandungkan lagu-lagu band bergenre pop. Tetapi di antara kami lebih banyak menghabiskan malam ini dengan duduk santai, saling berbagi cerita yang kadang mengundang tawa di teras lantai dua sambil memandangi kerlap-kerlip lampu kota Bandung. Menikmati malam di tengah suhu udara yang dingin di temani hembusan angin yang menambah sejuknya suasana ini. Semua bercerita sporadis tanpa arah. Semua mengungkapkan rasa melalui beragam ekspresi.

Cukup dengan suasana malam ini kebahagian begitu memenuhi hati kami. Membuat saya memaknai kebersamaan dan keakraban. Lebih dari itu, saya sudah mengangap mereka adalah bagian keluarga saya. kebersamaan yang cukup lama menambah erat hubungan persaudaraan ini. Walaupun rasanya malam ini semakin lengkap bila saja orang tua kami ikut menikmati indahnya malam di dataran tinggi ini. Meski begitu rasa bersyukur mesti ditumbuhkan. Bersyukur akan nikmat diberikan kesempatan mengunjungi daerah yang sejuk dengan beragam pemandangan yang membuat hati takjub dan kagum melihat ciptaan Allah.

Melalui villa ini, esok harinya sebelum kembali ke Bekasi saya menuliskan satu cita-cita yang sampai hari ini saya masih berusaha menggapainya.

Pagi hari di teras villa

Pagi hari di teras villa

 

Jakarta, 25 Juni 2016

20 Ramadhan 1437 H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: