Creative Writing for Young (Bagian 1)

Sabtu, 16 April 2016

Hari ini adalah jadwal saya mengikuti acara Creative Writing for Young yang diselenggarakan oleh media online Gregetan.com dan Fiksi Mini Magz. Acara bertempat di Setiabudi Building 2 lantai 3 Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Ada tiga pemateri dalam acara ini yaitu Bapak Arif Firmansyah (Jurnalis Senior dan founder Gregetan.com), Raditya Nugi (penulis novel Jiwa yang Sanggup Meredam Gempa), dan Kang Oddi Frente (founder komunitas Fiksi Mini).

Dengan menaiki motor saya menuju tempat workshop menulis tersebut. Perjalanan menuju ke sana cukup lancar. Selama perjalanan saya nyaris tidak menemui hambatan yang berarti. Berbekal sumber dari Google Map saya mendapat informasi letak Setiabudi Building 2 berdekatan dengan flyover Kuningan. Apabila melakukan perjalanan dari arah jalan raya Gatot Subroto, Setiabudi Building 2 terletak setelah flyover tersebut. Melewati flyover ini, saya memilih jalan sebelah kiri jalan dengan mengurangi kecepatan motor. Sambil menekan tuas gas motor, saya mengamati nama-nama gedung yang menjulang tinggi.  Setelah saya bertanya dengan seorang pengendara ojek pangkalan yang sedang duduk di tepi kiri jalan, akhirnya saya mendapat titik terang. Gedung yang saya maksud sudah di terlihat dan hanya berjarak dua ratus meter dari tempat saat ini saya bertanya.

Tiba di parkir, saya melihat jam sudah pukul sembilan lewat. Padahal acara di jadwalkan mulai pukul sembilan tepat. Saya melangkah agak cepat menuju lantai 3. Saya berjalan memasuki gedung melalui pintu belakang yang berdekatan dengan tempat parkir. Saya menaiki lift kemudian menekan tombol lantai 3. Lift berbunyi lalu pintunya terbuka. Saya melangkah keluar lift. Berjalan lagi. Kiri dan kanan lantai ini dipenuhi ruang-ruang perkantoran. Nampak jelas sejumlah meja kerja yang diatasnya komputer yang tersusun rapi. Di setiap pintu ada bertuliskan nama perusahaan. Suasananya sepi sekali. Sesekali ada suara sepatu Pantofel yang saya dengar tanda ada orang yang berjalan di lantai ini.

Saya memasuki ruangan Workshop yang sudah ramai dengan sejumlah peserta. Saya bersyukur saat tiba di ruangan ternyata acara belum di mulai. Saya duduk di kursi yang telah di sediakan. Info dari akun Twitter GregetanDotCom peserta yang lolos mengikuti acara ini berjumlah dua puluh peserta. Saat ini yang hadir sembilan belas peserta. Saya melihat mereka yang sudah siap mengikuti acara ini. Di masing-masing meja mereka sudah ada laptop yang sudah menyala dan alat tulis. Walaupun masih baru tiba, saya segera menyesuaikan dengan peserta yang lain. Saya mengeluarkan laptop dan alat tulis. Perlahan-lahan pendingin ruangan ini membuat dingin suasana pagi ini.

Materi I : Menulis Fiksi

Workhshop menulis pagi ini di awali oleh materi Menulis Fiksi yang di sampaikan oleh Mas Raditya Nugi, penulis novel Jiwa yang Sanggup Meredam Gempa. Beliau mengawali dengan motivasi menulis, “Menulis adalah kata kerja yang menuntut ketekunan dan target. Semakin kuat pesan yang ingin kalian sampaikan lewat tulisan, semakin kuat motivasi menulis kalian. Menulis itu bukan sekedar dibayangkan, tuliskan, kerjakan, dan selesaikan.”

Mas Raditya Nugi sedang meyampai materi Menulis Fiksi (sumber : @GregetanDotCom)

Mas Raditya Nugi sedang meyampai materi Menulis Fiksi (sumber : @GregetanDotCom)

Beliau menjelaskan cara membuat tulisan fiksi yang menarik diantaranya :

  • Ide cerita yang ironi. Ide yang menggambarkan di dalamnya ada kegelisan yang di sampaikan oleh penulis. Ide cerita yang memuat banyak kemungkinan yang terjadi sehingga pembaca tertarik membaca hingga akhir cerita. Ide cerita yang menarik dan narasi cerita yang mengalir dan imajinatif akan menghasilkan karya fiksi yang bagus.
  • Mencari ide. Ide tulisan dapat dari membaca. Menulis adalah pekerjaan orang yang rendah hati. Penulis yang baik adalah penulis yang banyak membaca. Semakin banyak membaca, dia semakin sadar bahwa ilmu yang saat ini dimilikinya masih sangat sedikit. Dari sana dia semangat untuk terus membaca dan membaca lagi. Dari banyak membaca itu, hasil karya yang dihasilkan akan mencerahkan dan bermanfaat bagi pembaca.
  • Membuat detail cerita melalui konsep 5 W + 1 H. What, tema apa yang ingin di ceritakan. Who, siapa saja tokoh di dalam cerita tersebut. Bangun karakter tokoh yang logis sehingga bisa dicerna oleh pembaca. Bangun latar belakang kehidupan tokoh yang detail agar pembaca memahami proses sebab-akibat di dalam alur cerita. Bangun karakter tokoh yang tidak sempurna kehidupannya (ada ego negatif dalam diri tokoh). Why, ada hubungan sebab-akibat di dalam cerita. When, tuliskan waktu yang setiap episode / bab cerita. Where, tuliskan tempat yang menjadi setting cerita. How, Bagaimana alur cerita dari awal, konflik, hingga problem solve dari konflik yang terjadi.
  • Narasi cerita. Narasi yang sugestif dimana emosi pembaca ikut terbawa di dalam cerita. Hindari menulis narasi dengan kata yang berulang-ulang. Buatlah narasi dengan kata yang pendek dan padat namun mewakili cerita agar pembaca tidak merasa kelelahan dalam membaca.
  • Latar yang detail. di dalam latar ada waktu, suasana yang sedang dibangun, dan tempat dimana tokoh berada. Latar yang deskriptif dan imajinatif membuat pembaca tidak bosan membaca dan pembaca akan semakin semangat membaca hingga akhir cerita.

Dari materi yang disampaikan Mas Raditya Nugi, kami dapat rekomendasi buku-buku bacaan agar menambah diksi dalam menulis. Beliau menyebutkan beberapa buku dan nama penulisnya seperti, novel Pulang karya Leila S. Chudori, The Fault in Our Stars karya John Green, dan kumpulan cerpen dan Essai karya Seno Gumira Ajidarma.

Pada materi ini Mas Nugi, kami diberi tugas menulis deskripsi sebuah latar cerita dalam satu paragraf. Dua latar cerita terbaik mendapat hadiah masing-masing satu novel. Menulis deskripsi latar cerita butuh diksi kata yang banyak dan memilih padanan kata yang tepat..

 

Bersambung ……

 

Selesai ditulis di Jakarta,

23 April 2016

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Creative Writing for Young (Bagian 1)

  1. Imam Abil Fida May 3, 2016 at 2:33 pm Reply

    Penasaran sama kelanjutannya.. 🙂

    • imron prayogi May 3, 2016 at 10:02 pm Reply

      Hahah. Ditunggu ya.
      Masih proses ditulis Kelanjutannya.

  2. […] Tulisan ini merupakan lanjutan dari Creative Writing for Young (Bagian Satu). […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: