Menata Langkah, Menata Diri

pejuang-quotes-2

Semangat kuliah untuk apa? Lalu setelah itu apa yang akan dilakukan?

Pertanyaan diatas merupakan salah satu pertanyaan yang diajukan oleh Pak Nur Jaman, M.Pd. (dosen prodi Pendidikan Ekonomi Univ. Indraprasta PGRI) dalam acara Latihan Kepemimpinan Mahasiswa 2016 Univ. Indraprasta PGRI. Beliau menyampaikan materi “Pemimpin sebagai administrator”. Menurut beliau, “Setiap kita sebenarnya secara tidak langsung sudah terbiasa menjalankan fungsi administrasi. Minimal administrasi pribadi. Di saat kita mencatat agenda harian, di saat kita meletakkan buku dan dokumen pribadi –kartu rencana studi, kartu hasil studi, slip pembayaran SPP dan semester  pada lemari atau map folder masing-masing. Itu bagian dari administrasi pribadi. Bagi sebagian orang yang terbiasa dengan menulis diary sejak kecil atau remaja, dia telah membiasakan diri menjadi administrator yang baik bagi dirinya. Sekarang saat kalian membuka diary kalian, kalian terkenang masa-masa remaja, masa-masa yang sedang puber, masa–masa di mana kalian asyik dengan dinamika kehidupan di sekolah dengan segala macam aktivitas di dalamnya. Kalian akan tersenyum dan tertawa sendiri  membaca diary yang kalian buat beberapa tahun lalu.”

Masih Menurut beliau, “Begitu pun dalam organisasi. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu membuat konsep dan program kerja yang spesifik dan detail. Konsep dan program kerja itu dapat di pahami seluruh anggota dalam organisasi. Selain itu, pemimpin tersebut mampu merealisasikan program kerja yang telah di susun. Bila konsep hanya sekedar dicatat tanpa mampu merealisasikan konsep tersebut, konsep tersebut  hanya berfungsi secara administrasi.”

Beliau bertanya ke peserta, “Semangat kalian kuliah apa? Lalu apa yang kalian lakukan? Salah seorang dari kami menjawab, “saya ingin menjadi orang yang bermanfaat.”  Beliau menjelaskan, “Jawaban itu masih umum. Saya contohkan, begini bila semangat kuliah saya ingin menuntut ilmu, maka langkah nyata yang saya akan lakukan adalah saya selalu membaca buku pukul 02.00 s.d 04.00 setiap hari. Itu baru jawaban yang nyata dan spesifik. Tuhan akan menjawab doa hamba-Nya yang spesifik. Kalau kalian ingin lulus kuliah berbeda dari kebanyakan orang, maka usaha kalian juga harus berbeda dari mereka. No Pain, no gain. Tidak ada pengorbanan, tidak ada keuntungan.”

Penjelasan beliau mengenai semangat kuliah untuk apa? Lalu setelah itu apa yang dilakukan?  membuat saya sadar bahwa saya belum maksimal mencapai apa yang saya harapkan. Betapa banyak harapan dan rencana yang saya buat, tapi sedikit yang terlaksana. Kadang kegagalan itu berujung pada kekecewaan dan penyesalan. Saya masih belum fokus dan gigih mencapai harapan itu. dan sering kali saya membiarkan yang gagal itu berlalu saja, tanpa dibarengi dengan evaluasi diri agar kekurangan hari ini menjadi pelajaran hari esok.

Saat sesi tanya-jawab, saya memberanikan diri bertanya, “Pak, bagaimana cara agar konsisten dengan rencana yang telah dibuat. Pak Nur Jaman menjawab, “miliki niat yang kuat, bahwa saya ingin mengerjakan rencana A. Lalu fokus mengejar rencana A tersebut. Saya kurang sependapat dengan orang yang punya Plan A dan Plan B dan seterusnya, karena menurut saya orang yang punya banyak rencana, kesungguhan merealisasikan rencana yang mereka buat menjadi kurang maksimal dan kurang fokus. Saat kita memiliki niat yang kuat dan fokus pada tujuan yang dicapai, maka dengan sendirinya mood jelek dan rasa malas bisa kita taklukan. Tugas kita adalah memaksimalkan ikhtiar sekuat tenaga kita. untuk hasil, Tuhan yang menentukan.”

Sejak saya memutuskan melanjutkan belajar di perguruan tinggi, saya hanya terpikir belajar di kelas, mendengar dan memahami materi yang disampaikan dosen, lalu pulang. Tapi dalam perjalanannya tidak demikian. Kuliah menuntut lebih dari itu. Kuliah menuntut seseorang untuk membaca buku lebih banyak dari sebelumnya. Kuliah menuntut seseorang mengatur waktu sebaik mungkin -kapan waktu untuk bekerja (karena saya seorang karyawan, yang bekerja sambil kuliah), kapan waktu untuk kuliah, kapan waktu duduk mengerjakan tugas dan sebagainya. Kuliah menuntut seseorang mengendalikan keuangan pribadi, menyisihkan uang dari penghasilan yang diterima untuk membayar SPP dan biaya semester, juga membeli buku-buku. Dan yang paling penting adalah kemauan kuat untuk berkembang, maju, dan menjalani dan menikmati proses perkuliahan dengan hati yang lapang dan penuh kebersyukuran, “Ya Allah hari ini Engkau memilih saya sebagai seorang yang menuntut ilmu di kampus ini dan hingga hari ini Engkau telah memudahkan segala macam proses yang saya lalui. Ya Rabb, teguhkan dan kokohkan langkah saya untuk mendapatkan ilmu.”

Perjalanan menuju kedewasaan. Itu yang saya ambil dari perjalanan yang sedang saya tapaki. Semakin banyak orang yang saya kenal. Beberapa dari mereka memberikan nasihat tulus sekali, saking tulusnya nasihat yang diberikan itu seperti nasihat dari seorang ayah kepada anaknya sendiri. Bahkan kadang rasa haru itu hadir begitu saja, saat saya dan seorang dosen shalat Maghrib berjamaah lalu memanjatkan doa. Lalu saling bertanya kabar dan berbincang sebentar. Momen kebersamaan itu yang membuat suasana semakin akrab. Beberapa dari mereka mengajarkan saya bagaimana mencapai mimpi dan mengembangkan passion. Beberapa dari mereka juga memberikan cara pandang yang bagi saya cara pandang yang baru. Dengan cara pandang baru itu saya juga bisa menimbang langkah dan meneruskan langkah mengejar mimpi itu. Beberapa dari mereka mengajarkan, orang yang berhasil adalah orang-orang yang banyak membaca buku dan banyak menulis dan orang yang menghormati para guru.

 

Selesai di tulis,

Di Jakarta, 09 April 2016

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: